Senin, 01 Maret 2010

Definisi Orgasme

Orgasme seringkali dianggap sebagai tujuan akhir dari setiap hubungan seksual. Ironisnya, seringkali tuntutan yang kita berikan pada diri kita sendiri untuk bisa mencapainya, malah membuat kita sulit untuk mendapatkannya.
Jadi sebaiknya kita tak melulu terfokus pada hal itu, namun sebaliknya kita berusaha untuk bisa belajar menggunakannya sebagai salah satu bagian dari sebuah ‘proses’, sehingga mendukung kita dalam usaha untuk mencapai kepuasan seksual, yang tentunya sangat diharapkan oleh banyak pasangan.
Apa Itu Orgasme?
Apakah orgasme hanyalah sebuah reaksi fisik untuk memacu lebih cepat dan kemudian ‘melepaskan’ sesuatu? Apakah orgasme hanyalah sebuah perasaan nikmat sesaat? Apakah orgasme juga hanya sekedar sebuah ‘kematian’ sesaat?
Sebelum Anda terlanjur dipusingkan oleh soal bagaimana cara mendapatkan orgasme yang pas dan lebih baik, mungkin Anda perlu untuk memahami soal bagaimana Anda akan mencapai orgasme untuk diri Anda sendiri, dipadukan dengan hasil penelitian para ahli.
Apakah Orgasme Berbeda Pada Pria dan Wanita?
Sadar ataupun tidak, kita seringkali membandingkan diri kita dengan orang lain. Dan saat kita mulai menyinggung soal gender, kita pastinya memahami perbedaan fisik yang ada. Jadi, apakah ada perbedaan pula tentang orgasme antara pria dan wanita? Tentu tidak, karena orgasme bisa hanya bisa didapatkan oleh sebuah pasangan dan bukannya individual.
Apakah Saya Telah Mendapatkan Orgasme?
Orgasme kadangkala tak mudah diraih. Kurangnya pendidikan tentang seks dan juga kesan-kesan negatif yang kita punya terhadap tubuh kita sendiri dan seksualitas kita, membuat kita hidup dalam ‘ketidaktahuan’ seksual.
Tak ada tes khusus yang bisa menunjukkan bahwa Anda tengah mengalami orgasme. Namun demikian, ada banyak hal yang bisa Anda tanyakan pada diri Anda sendiri, sehingga bisa membantu Anda mencapai sebuah kehidupan seks yang sehat, dengan maupun tanpa orgasme.
Orgasme Baik Untuk Kesehatan?
Orgasme bukanlah sekedar perasaan yang ‘fantastik’. Ada sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa orgasme yang rutin bisa membawa keuntungan bagi kesehatan, seperti mengurangi resiko kanker prostat dan serangan jantung, serta bisa pula membantu kita mengatasi stres dan susah tidur.
Orgasme Memiliki ‘Tipe’ Yang Berbeda
Tak ada ‘patokan’ yang pasti soal ’sensasi’ orgasme. Namun demikian, Anda tak perlu membanding-bandingkan dengan pengalaman seseorang atau pasangan yang lain. Ada baiknya jika Anda mendengarkan pengalaman orgasme orang lain dan juga nasehat dari para pakar ’seks’ untuk memperluas wawasan Anda tentang hal itu, sehingga Anda bisa menciptakan sendiri definisi seksual dan memilih ‘model’ orgasme yang sesuai dengan diri Anda.
Orgasme ‘Semu’
Orgasme ’semu’ telah banyak menjadi topik dalam pembicaraan soal seks. Sehingga kadang timbul pertanyaan: Seberapa sering orang-orang mengalami orgasme? Apakah hanya wanita yang seringkali mengalami atau melakukannya? Bagaimana sikap Anda jika pasangan Anda yang melakukannya?
Ketidakmampuan Orgasme
Dengan pengetahuan seksual yang sangat minim, cara pandang masyarakat sekitar terhadap seks dan seberapa besar respon seksual secara keilmuan, membuat orgasme terkadang tak datang secara natural. Baik pria dan wanita bisa mengalami gangguan untuk mencapai orgasme dalam situasi tertentu, yang lambat laun bisa mempengaruhi kehidupan seksual mereka.

Bangkitkan Energi dalam 10 Menit

Rata-rata pegawai kantoran bekerja selama 6-8 jam per hari, ditambah istirahat selama 1 jam. Ternyata, banyak yang merasa jatah istirahat itu tidak cukup. Akibatnya, kita sering sudah begitu lelah, padahal belum saatnya pulang. Untuk menyiasatinya, cobalah rehat sejenak, 10 menit saja. Setelahnya, kita akan kembali bertenaga dan semangat bekerja. Inilah yang bisa kita lakukan:
- Keluar ruangan
"Jemurlah" tubuh di bawah sinar matahari selama 10 menit. Paparan sinar matahari langsung bisa membantu tubuh memproduksi vitamin D dan hormon serotonin. Hormon ini akan memperbaiki mood dan membuat kita tidur nyenyak di malam hari.
- Naik-turun tangga
"Melakukan aktivitas ini selama 10 menit dapat meningkatkan kerja jantung dalam memompa darah," kata Christine Gerbstadt, MD,RD, dari American Dietetic Association.

- "Bermain" air
Cara ini telah lama diterapkan bangsa Romawi. Dulu, mereka menjalani ritual penyegaran diri dengan menyelam di kolam air dingin. Untuk kita sekarang, tak perlu pusing mencari kolam air. Cukup percikkan air dingin ke muka agar kulit kembali segar.
- Atur feng-shui meja kerja
Cobalah tata ulang pernak-pernik di meja kerja. Buang kertas dan dokumen yang tak diperlukan lagi. Aktivitas ini bisa memperbaiki suasana hati. Plus, tata meja yang baru bisa menolong kita bekerja lebih efisien.

7 Jenis Pijat untuk Ringankan Sakit dan Nyeri


Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengusir rasa lelah. Salah satunya, pijat. Dari beberapa hasil penelitian, pijat dipercaya bisa menurunkan stres dan tekanan darah, meningkatkan kekebalan tubuh, dan mengurangi depresi dan kecemasan.
Ingin mendapatkan manfaat pijat yang maksimal, Anda bisa mencoba jenis pijat berikut ini:
Swedish massage
Ini adalah jenis pemberian pijatan paling umum. Biasanya saat melakukan pijatan ini Anda harus tanpa busana. Tapi, terapis bisa melakukannya di bawah handuk atau penutup tubuh. Pijatan ini adalah bentuk relaksasi pijat menggunakan minyak. Para terapis akan memijat dengan tekanan tertentu untuk melemaskan otot-otot tubuh yang tegang.
Hot stone
Batu khusus dipanaskan dan kemudian ditempatkan di sepanjang tulang belakang atau pada titik-titik pada tubuh yang dianggap sebagai pusat energi. Kehangatan dari batu membantu mengendurkan otot-otot. Sehingga, menenangkan sistem saraf, dan memberikan rasa nyaman.
Deep tissue
Jika otot leher dan bahu Anda kerap terasa tegang dan kaku, coba jenis pijatan satu ini. Jika otot terasa sakit dan tegang terus menerus, biasanya ada adhesi pada otot, tendon, dan ligamen. Saat memijat, terapis melakukan teknik khusus, secara fisik akan ada tekanan mendalam pada teknik ini. Berbeda dari pijatan lain, Anda harus selalu bicara ketika merasa tidak nyaman sehingga terapi dapat menyesuaikan tekanan pijat.
Pijat ala Thai
Teknik pijatan ini adalah seperti wanita yang melakukan yoga. Anda menggunakan pakaian yang nyaman, pakaian longgar dan berbaring di atas tikar di lantai, sementara seorang terapis membimbing tubuh Anda dengan lembut melalui serangkaian peregangan menggunakan tangan, lutut, dan kaki mereka. Anda akan merasa lebih rileks setelah menjalani pijatan ini.


Akupresur
Praktek penyembuhan ini berasal dari sekolah obat tradisional Cina dan merupakan teknik serupa turunan akupunktur. Hanya, akupunktur menggunakan jarum, sedangkan akupresure tidak. Akupresur adalah tekanan dengan tangan atau jari mereka ke berbagai titik pada tubuh untuk memulihkan aliran energi yang tepat ke seluruh tubuh dan mencegah serta mengobati penyakit dan kondisi tertentu, seperti mual, ketegangan otot dan sakit kepala.
Shiatsu
Teknik pijat asal Jepang ini mirip dengan akupresur. Ini adalah bentuk tekanan pijat yang telah dipraktekkan di Jepang selama ribuan tahun. Para terapis menggunakan jari dan telapak tangan untuk memberikan tekanan di sepanjang jalur di tubuh, yang disebut meridian. Cara ini berguna untuk meningkatkan aliran darah.
Reflexology
Teknik pijat ini bisa mengakses setiap sendi, kelenjar, organ, dan otot dalam tubuh Anda hanya dengan memijat kaki. Teknik ini bermanfaat memulihkan aliran energi dalam tubuh. Tidak perlu khawatir, meski para terapis akan memberikan tekanan yang kuat, tapi bisa membuat Anda lebih santai dan bermanfaat untuk tubuh.

Mengapa Wanita Seksi Bikin Pria Kecanduan

Melihat wanita bertubuh sintal seperti Beyonce atau Kim Kardashian ternyata efeknya pada pria sama dengan mengonsumsi alkohol atau narkoba. Hal itu menurut penelitian yang dilakukan tim dari Georgia Gwinnett College, Amerika Serikat.
Tim peneliti tersebut melakukan pemindaian pada 14 orang pria muda. Mereka diberikan gambar wanita tanpa busana yang sudah dioperasi plastik pada bagian pinggul dan bokong. Hasilnya, bagian otak yang aktif sama dengan ketika seseorang mengonsumsi alkhol dan obat-obatan yang bisa membuat kecanduan.
"Hal ini bisa menjelaskan mengapa seorang pria bisa kecanduan pornografi dan seks, serta kecenderungan melakukan pencabulan atau memiliki kelainan seksual," kata Dr. Steven Platek, salah satu peneliti
seperti VIVAnews kutip dari Daily Mail.
Dari penelitian diketahui bagian tubuh wanita yang paling menstimulasi otak pria dan berisiko membuat pria kecanduan untuk membicarakan atau melihatnya adalah pinggul dan pinggang. Kedua bagian tubuh tersebut adalah kunci bentuk tubuh wanita seperti jam pasir yang sangat disukai pria.
Menurut Dr. Platek, hal itu kemungkinan disebabkan karena pinggul dan pinggang lebar serta kencang menandakan kemampuan wanita melahirkan bayi yang sehat. Selain pinggul, pria juga sangat menyukai bokong wanita yang berisi.